Tinggal di bawah tanah kedengarannya memang aneh. Kalaupun dibayangkan, biasanya akan terpikir lokasi yg mirip goa, ruang-ruang yang sempit, dengan pencahayaan yang kurang. Padahal jika dirancang dengan baik, segala kebaikan dan keuntungan rumah biasa dan moderen di atas tanah juga bisa didapatkan pada sebuah tempat tinggal yang hampir seluruhnya tertutup di bawah permukaan bumi.
Mirip goa tapi terbuka lebar, gelap tapi bercahaya dan lega, rumah bawah tanah luar biasa ini merupakan ekspresi arsitektural yg unik berupa struktur tempat tinggal yang terpendam di dalam perbukitan di pegunungan Swiss.



Bukannya membungkus seluruh bagian sebelah luar dari rumahnya, fasad eksterior rumah ini mengelilingi ke dalam dan menghadap pada sebuah pekarangan berbentuk oval.


Dari dalamnya, fasad ini menciptakan pemandangan yang luar biasa dari bukit-bukit hijau yang mengelilinginya dan pegunungan putih nun jauh disana, juga memberikan privasi dan keamanan di dalam rumah ini dan di area taman di depan - ruang sebelah yang juga memberikan view luar biasa jika dibandingkan dengan rumah bawah tanah biasa lainnya.


Rumah ini dibangun dengan batu dan beton, terasa solid dan aman di dalam dan di luarnya, juga diatur agar cukup menerima cahaya dari luar dan menerangi setiap ruang interiornya.


Aksen kayu tidak hanya menampilkan lebih jauh elemen-elemen alam tapi juga menciptakan tekstur penuh warna, sebagai penyeimbang nuansa abu-abu dari bangunan utamanya.


Rumah bawah tanah ini tidak hanya menampilkan bentuk yang tidak biasa dan kontemporer saja, tapi juga strategi desain dan teknik konstruksi serta dekorasi yang berpikiran maju ke depan.


0 komentar:

Post a Comment

 
Top